Blog Manfaat dan Khasiat Tanaman Herbal Alami untuk Kesehatan, kesehatan, kecantikan, herbal, tradisional

Jumat, 20 Februari 2015

Kurikulum Ada Dua Ciptakan Diskriminasi

Kurikulum Ada Dua Ciptakan Diskriminasi
REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Pakar pendidikan Kampus PGRI Semarang Dr Muhdi menilai aplikasi dua kurikulum berpeluang membuat diskriminasi serupa zaman rintisan sekolah bertaraf internasional.
"Ya, dua kurikulum ini resiko dari penghentian pengerjaan Kurikulum 2013 yg tak diberlakukan di seluruhnya sekolah. Sekolah yg telah lakukan tiga semester, jalan tetap," tuturnya, Sabtu (27/12).fb dunia maya
Sekolah-sekolah yg telah mengaplikasikan Kurikulum 2013 lebih dari tiga semester itu, kata dirinya, dijadikan percontohan, sementara sekolah yg jalankan kurang dari tiga semester kembali ke kurikulum 2006.
Realitasnya, kata Muhdi yg pun Rektor Kampus PGRI Semarang itu, seputar 6.000 sekolah yg masihlah jalan konsisten memakai kurikulum 2013 tersebut biasanya adalah sekolah-sekolah Eks-RSBI.
"(Sekolah) Yg perdana kali mengaplikasikan kurikulum 2013 kan biasanya benar-benar Eks-RSBI. Menjadi, waktu ini ya terang telah lebih dari tiga semester," kata Sekretaris Umum PGRI jateng tersebut.
Hasilnya, kata dirinya, keadaan tersebut sanggup membuat diskriminasi dikarenakan sekolah-sekolah Eks-RSBI memakai kurikulum yg lebih top, sementara sekolah-sekolah yang lain memakai kurikulum lama.
Di segi lain, Muhdi mengingatkan lama aplikasi kurikulum baru, yaitu di atas atau dibawah tiga semester pula kurang serasi jadi tolok ukur kesiapan sekolah buat lakukan kurikulum 2013.
"Belum pasti sekolah yg baru satu semester mengaplikasikan kurikulum 2013 kalah siap dibanding sekolah yg telah mengaplikasikan lebih dari tiga semester. Belum pasti mereka kalah bagus," menurutnya.
Dia menyampaikan sanggup menjadi sekolah yg baru mengaplikasikan kurikulum 2013 tatkala satu semester nyata-nyatanya jauh lebih bagus & siap ketimbang sekolah-sekolah yg telah menerapkannya lebih lama.
Maka Dari Itu, kata ia, penentuan tolok ukur sekolah boleh mengaplikasikan kurikulum baru atau kembali ke lama mesti dievaluasi, bukan sekadar diliat dari kurang atau lebih dari tiga thn menerapkannya.
"Belum lagi, seandainya ada protes dari kabupaten/kota dikarenakan menonton sekolah-sekolah di daerahnya siap menjalankan kurikulum baru maka konsisten mau menjalankan kurikulum 2013," tuturnya.
Idealnya, Muhdi menegaskan pemerintah mesti tegas dalam lakukan kurikulum baru, & seandainya ditemukan hambatan dalam pelaksanaannya tak menjadikan pendidikan mundur dgn kurikulum yg telah usang.

Kurikulum Ada Dua Ciptakan Diskriminasi Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Vina Serlina

0 komentar:

Posting Komentar